Belajar tentang Formula Pengawetan Ikan bersama Bapak Nurmahmudi Ismail

Riyono Anggota komisi B DPRD Propinsi Jawa Tengah sedang belajar formula pengawetan ikan bersama Nurmahmudi Ismail. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan terobosan baru dalam proses pengawetan ikan sehingga bisa didapatkan ikan yang segar dan mempunyai nilai jual tinggi.

Sudah sewajarnya selaku anggota Komisi B yang membidangi perekonomian meliputi perindustrian, perdagangan, pertanian, perikanan dan keluautan, peternakan dan kesehatan hewan, perkebunan, kehutanan, pariwisata, ketahanan pangan dan logistik, dunia usaha dan badan penanaman modal, dan koperasi UKM dan dunia usaha Riyono selalu meningkatkan kemampuan dalam membantu peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi fokus Alumni Kelautan Undip ini adalah peningkatam ekonomi nelayan. Meningkatkan nilai jual ikan adalah hal yang wajib dilakukan. Upaya pengawetan ikan akan mampu meningkatkan nilai jual ikan itu sendiri.

ALat Pengawetan Ikan bersama Bapak Nurmahmudi Ismail - Lapor Riyono

Alat pembuatan es menjadi salah satu terobosan untuk membantu nelayan mendapatkan ikan yang lebih segar sehingga daya jualnya lebih tinggi. Bersama Nurmahmudi Ismail, Riyono berkomitmen dalam pengembangan es scaler yang mampu menghasilkan es sebagai pengawet ikan.

Selain upaya pengawetan, upaya peningkatan nilai ikan juga harus dilakukan. Pengolahan ikan menjadi abon, krupuk, dan berbagai hal lainnya wajib dilakukan dalam rangka peningkatan ekonomi nelayan.

Formula Pengawetan Ikan bersama Bapak Nurmahmudi Ismail - Lapor Riyono
Mesin Pengawetan Ikan – Lapor Riyono

Kita harus terus belajar untuk mendapatkan ilmu. Ilmu yang mengantarkan kita paham agama dan dunia ini. Dunia akan takluk juga dengan ilmu, jangan lengah dan lemah dalam menuntut ilmu,” ujarnya.

0

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *